Showing posts with label opini. Show all posts
Showing posts with label opini. Show all posts

Sunday, 19 August 2018

IdnCoding come back again

Setelah sekian lama meninggalkan blog karena fokus mengerjakan tugas akhir kuliah dan akhirnya keterusan, kembali lagi untuk niat berbagi ilmu idncoding sepertinya sudah sangat ramai dikunjungi teman-teman yang ingin mencari sedikit pencerahan saat penat dengan coding.

Kali ini akhirnya penulis bekerja sebagai programmer di salah satu software housing di kota Yogyakarta dan merasakan dunia nyata dalam pemrograman yang bisa dikatakan cukup kejam.

 free image from : https://unsplash.com

Artikel kali ini akan lebih banyak berisi sharing pengalaman penulis setelah sekian lama meninggalkan idnCoding.

Pertama yang paling dapat dirasakan adalah perubahan yang akan kita alami antara coding disekolah atau dikampus dengan didalam pekerjaan. Setelah lebih dari 1 tahun bekerja selain mengerjakan berbagai project terkadang harus menghandle anak-anak PKL atau magang dari sekolah SMK jurusan RPL bahkan ada juga yang dari sekolah tinggi. Dari pengalaman melihat mereka dan yang pernah penulis alami langsung selama berkerja sebenarnya ilmu coding tidak terlalu berbeda dari segi teori namun karena coding adalah hal praktik maka bisa dikatakan 80% tergantung pada individu masing-masing.

Mengapa saya bisa katakan demikian, secara mudahnya siswa SMK bisa lebih mahir coding dari pada mahasiswa IT karena siswa tersebut belajar otodidak lebih giat. Jadi jelas masing-masing harus berjuang keras. Jadi kuliah tidak perlu? nah ini juga masih ada yang beranggapan begitu. Menurut saya kuliah juga penting karena jelas kita akan berada didunia kampus yang sekitar orang-orang membicarakan IT dengan banyak pemikiran maka pengalman kita bisa bertambah karena sampai saat ini saya sendiri termasuk orang yang percara pemrograman bagian terbesar adalah logika kalau coding masih bisa dipelajari. Misalnya sebuah project kalkulator bisa dikerjakan dengan 2 bahasa berbeda dengan konsep sama hanya perlu menyesuaikan bahasa namun jika dari awal konsep logika yang salah maka dengan bahasa apapun akan tetap sama.

Terakhir kesan antara kuliah dan dunia pemrograman nyata menurut saya banyak yang harus kita cari diluar sekolah atau kampus, ibarat dosen bilang ini hanya jembatan masih banyak jalan yang bisa kita cari.

Nantikan tulisan selanjutnya yang akan mengulas berbagai hal dalam dunia pemrograman salah satunya sekarang kita akan membuka tema baru tentang pemrograman web dengan PHP menggunakan framework CI, selanjutnya juga akan kita bahas mengenai nodejs yang akhir-akhir ini mulai sangat populer.

Jangan lupa jika membutuhkan jasa terkait IT kunjungi Inasit Solution

Monday, 3 October 2016

Mahasiswa IT Tidak Bisa Coding Sampai yang Salah Jurusan

Mahasiswa IT Tidak Bisa Coding Sampai yang Salah Jurusan – Dalam artikel opini pertama idnCoding ingin membahas seputar isu yang tenar akhir-akhir ini. Bahkan dilingkungan sekitar saya sendiri banyak menjumpainya. Isu yang sedang tenar ini tentang mahasiswa IT yang tidak bisa coding dan bahkan banyak yang merasa salah jurusan, namun hal itu kebanyakan disadari sudah sangat terlambat disadari. 
Meskipun saya sendiri bukanlah seorang ahli atau profesional dalam bidang IT, namun semua yang saya tulis berdasarkan apa yang saya pelajari selama ini. Dewasa ini jurusan IT begitu booming bagi para lulusan SMA/SMK sederajat. Ada yang benar-benar mengerti jurusan IT dan memang niat serius untuk kuliah jurusan IT, tapi tidak sedikit juga yang daftar kuliah jurusan IT Cuma karena ikut-ikutan, biar keren, atau malah Cuma karena bingung ambil jurusan apa. Dilema setelah lulus sekolah memang banyak ditemui ya, solusinya memang tidak mudah. Kita harus sudah mengenal diri kita sendiri sejak remaja, makanya banyak orang bilang masa remaja itu masa pencarian jati diri. Tapi jaman sekarang remaja sekolah banyak yang cuma main-main dan akhirnya ketika lulus dia tidak kenal dengan dirinya sendiri.

Dengan diawali hal diatas maka dimasa perkuliahan pun banyak mahasiswa baru yang labil. Masih terbawa masa sekolah yang main-main, akhirnya anggap remeh mata kuliah dasar yang seharusnya itu penting baginya. Masuk kuliah cuma ikut-ikutan teman, kalau ada teman dekat kuliah ya ikut kuliah, kalau teman tidak masuk ya mending main game dikos. Ya seperti itu realitanya beberapa mahasiswa baru khususnya jurusan IT apalagi yang baru masuk kuliah pertama sudah bingung dengan Algoritma, Logika, Kalkulus atau mata kuliah yang bikin pusing lainnya. Padahal itu sudah pasti ada dalam jurusan IT, namun karena daftar kuliahnya yang cuma ikut-ikutan pasti sudah malas kuliah.

Baru dalam masa pertama kuliah, bagaimana sudah mulai mas pertengahan kuliah. Semester sudah semakin bertambah, mata kuliah semakin rumit dan pasti tugas semakin susah. Lalu para mahasiswa IT yang cuma ikut-ikutan tadi pasti tugas minta punya temen, ganti namanya dan kumpulin. Sudah tidak bisa tapi tidak mau berusaha. Dan parahya lagi ketika sudah semester tua tugas akhir (skripsi) sudah didepan mata. Bahkan disini mulai ada yang merasa salah jurusan, ya banyak juga yang seperti itu namun seperti sudah terlambat.

Pasti sudah pusing, namun penyesalan mulai datang, ada yang mulali merubah diri belajar dari awal lagi walaupun sedikit terlambat tapi ada juga yang masih ‘nakal’. Skripsi bayar orang, yah itu sudah jadi realita yang banyak terjadi. Bahkan iklan-iklannya terpampang bebas dijalan seperti hal yang biasa atau berkedok hanya membantu. Apa yang melakukan tidak takut dosa, karena berbohong pada dosen, kampus, teman dan parahnya bohong pada orang tua yang sudah susah payah mencari biaya kuliah. Walaupun yang seperti diatas bisa lolos ujian pendadaran dan dapet gelar tapi bingung bisa apa. Seperti ini juga banyak lulusan IT tapi cari kerja sedapetnya aja gak harus IT juga gak apa-apa karena skill minim.

Jadi ini siapa yang salah? dan bagaimana memperbaiki para mahasiswa jurusan IT yang semakin banyak tidak bisa coding? Saya sendiri belum berani menyalahkan siapa-siapa. Dari pihak akademik juga sekarang semakin banyak yang hanya mencari mahasiswa tanpa memikirkan kualitas lulusannya. Jadi yang bisa merubah hanya diri kita sendiri, untuk kita yang baru mulai masuk jurusan IT cari tau dulu seperti apa jurusan IT itu dan bulatkan niat anda. Mencari bagaimana jurusan IT itu bnayak caranya, tanya lulusannya atau ketik saja di google pasti banyak ulasannya. Untuk yang sudah terlanjur kecemplung silahkan bulatkan niat anda ingin seperti apa, bila anda serius maka anda harus mulai belajar dengan serius pula. Karena jurusan IT bukan jurusan yang bisa dicopas begitu saja atau seperti film-film hacker yang menarik. Walaupun demikian tetap jangan lupa bahagaia menikmati masa kuliah, jagnan sampai masa kuliaah anda berlalu tanpa pengalaman apapun. Semoga opini ini dapat menjadi pembelajaran bagi saya dan teman-teman semua. Terim akasih bersama idnCoding dan nantikan ulasan selanjutnya.